Minggu, 28 Februari 2010

Etika & Profesionalisme TSI

1. Etika : Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antar sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik berasal dari kata yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik.
  • Profesi : adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
  • Ciri Khas Profesi :
  • Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
  • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
  • Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
  • Izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
  • Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

2. Profesionalisme : orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

  • Ciri-ciri Profesionalisme

1. Profesional senang menyelami sebuah proses, sedangkan amatiran gemar menghindari sebuah proses.

2. Profesional selalu memeriksa dan mengetahui apa yang diperlukan dan diinginkannya.

3. Profesional selalu fokus dan berkepala dingin.

4. Profesional tidak membiarkan kesalahan berlalu, namun menjadikannya sebuah pelajaran.

5. Profesional senang untuk terjun ke pekerjaan yang sulit.

6. Profesional selalu berpikiran positif.

7. Profesional senang menghadap orang lain.

8. Profesional adalah orang yang antusias, penuh semangat, interest, contentment

9. Profesional adalah orang yang tahan banting hingga tujuan tercapai.

10. Profesional akan berbuat lebih dari apa yang diharapkan.

11. Profesional akan menghasilkan produk yang berkualitas.

  • Kode Etik Profesional
Sifat dan orientasi kode etik hendaknya :
  1. Singkat.
  2. Sederhana.
  3. Jelas dan Konsisten.
  4. Masuk Akal.
  5. Dapat Diterima.
  6. Praktis dan Dapat Dilaksanakan.
  7. Komprehensif dan Lengkap, dan
  8. Positif dalam Formulasinya.
Orientasi Kode Etik hendaknya ditujukan kepada :
  1. Rekan
  2. Profesi
  3. Badan
  4. Nasabah/Pemakai
  5. Negara, dan
  6. Masyarakat

Tidak ada komentar: